Minggu, 26 Februari 2017

FEBRUARY READING GOALS + REVIEW


MY FEBRUARY READING GOALS



Sudah akhir Februari, waaaaaaaaaaaaaaa kenapa cepat sekali?! Waktu berjalan cepat ya Querencians, padahal banyak list to do yang belum dikerjakan, sedih deh T.T reading list juga nggak mencapai target, sedih banget aku T.T Ada apa aja di My February Reading Goals kali ini? Sayangnya aku cuma bisa baca dua buku aja nih Querencians, khusus fiction loh ya, buku literatur sih aku banyak baca juga, pokoknya yang berhubungan sama penelitianku, biasa kan anak kuliahan yang sok super sibuk :p Februari ini aku banyak deadline yang mesti kukerjakan buat penelitianku Querencians, so aku harus hati-hati menggunakan waktu tertentu, tapi nggak papa deh yang penting skripsi cepat selesai, amin^^

Langsung aja deh, ini buku-buku yang aku baca bulan ini. Go!

·         The Ghost Writer by Robert Haris


The Ghost Writer merupakan novel karya penulis Inggris, Robert Haris. Robert Haris ini merupakan seorang penulis fiksi dan non-fiksi. Judul aslinya itu The Ghost. The Ghost sendiri merupakan novel fiksi Robert yang terbit pada tahun 2007. Novel ini juga pernah diangkat menjadi sebuah film pada tahun 2010 dengan judul The Ghost Writer. The Ghost merupakan sebuah novel political thriller yang menceritakan tentang seorang penulis bayangan yang bekerja untuk seorang mantan perdana menteri Inggris. Serunya di sini sama sekali nggak disebutkan siapa nama tokoh utamanya yang jadi penulis bayangan itu, jadi bener-bener kayak ghost deh. Nah, si Ghost ini bekerja membuatkan sebuah buku memoar untuk si mantan perdana menteri, tapi dia menemukan banyak rahasia selama ia melakukan interview untuk bukunya, terutama yang bersangkutan dengan kematian penulis memoar sebelum dirinya. Kira-kira ada rahasia apa ya? Baca sendiri guys, banyak membaca itu baik untuk kesehatan pikiran :)

Novel ini benar-benar nggak seperti novel fiksi, aku hampir percaya kalau semua yang diceritakan di sini itu nyata, haha. Walaupun banyak intrik-intrik politik, yang biasanya aku nggak suka sama masalah kayak gituan, tapi novel ini nggak membosankan. Yang paling aku suka adalah dimana si tokoh utama di sini benar-benar diperlakukan kayak ghost, haha, bahkan namanya pun sama sekali nggak disebutkan sampai cerita berakhir, padahal aku paling penasaran sama namanya, hehe.



·         Tall, Dark, and Deadly by Harold Q. Masur


Tall, Dark, and Deadly merupakan salah satu novel misteri karya lawyer + author Amerika, Harold Q. Masur. Novel ini merupakan novelnya yang terbit pada tahun 1956 (Gilaaa, tua banget ya, tapi ceritanya nggak setua itu kok, buku itu nggak akan lapuk dimakan waktu guys ^^). Buku misteri, lawyer-detective, ini mengisahkan tentang seorang pengacara, Scott Jordan, yang tiba-tiba terseret ke dalam kasus pembunuhan dan menjadi tersangka utama. Scott yang merasa tidak bersalah berusaha mengungkapkan siapa pembunuh sebenarnya agar membebaskan dirinya dari tuduhan itu. Polisi yang menangani kasus itu yang kebetulan mengenal dirinya dengan baik memberikan waktu 48 jam kepadanya untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah. Kira-kira Scott berhasil tidak ya membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah dan siapa ya kira-kira pembunuhnya itu?  Please reading by yourself guys :p

Aku pertama nemu novel ini di perpustakaan kampus, di rak Sastra Inggris, and you know what guys? Buku ini terakhir kali dipinjam pada tahun 1967 dan setelah sekian lama pada tahun 2017 ini aku adalah orang pertama yang meminjamnya. Oh, well, bisa dibanyangin sudah seperti apa kira-kira orang yang meminjam buku itu pada tahun 1967 itu o.O So, aku mulai membaca buku yang nggak disentuh selama bertahun-tahun itu dengan sangat excited karena ceritanya sesuai selera aku, mistery, detective, murder. Hemmmm, jadi kira-kira kemana perginya orang-orang sampai nggak pernah ada yang menyentuh buku itu selama bertahun-tahun? Sakit rasanya, ada buku sebagus itu tapi nggak pernah dibaca T.T C’mon, reading is wonderfull!

Oke guys, jadi itu tadi adalah buku-buku yang sudah aku baca di bulan Februari ini, memang cuma sedikit, tapi mau gimana lagi T.T  Semoga bulan berikutnya aku bisa lebih banyak buku, amin, dan skripsiku selesai, amin ^^ Semoga review ini bermanfaat dan jangan lupa membaca guys, semoga yang membaca ini dan yang suka membaca buku lebih dimudahkan dan diindahkan hidupnya, amin. Keep reading, ‘cause reading is sexy :*




TIPS NGERJAIN DEADLINE



Ngebut Ngerjain Deadline dengan Efektif dan Kreatif


Halo Querencians, ada yang lagi pusing mikirin deadline pekerjaan, tugas kampus, atau skripsi yang belum disentuh sama sekali? Wah, pasti bikin kepikiran dan nggak tenang banget ya? Padahal itu bukan satu-satunya pekerjaan yang harus kita lakukan, tapi waktu terus berjalan dan pekerjaan nggak kunjung selesai. Wajar kok, setiap orang pernah mengalaminya, bedanya cuma terletak pada bagaimana cara kita mengahdapi dedadline itu Querencians.  Kalau kita terus bermalas-malasan, deadline itu nggak akan selesai-selesai sampai batas waktu pengumpulan. Serem ya Querencians -_-. Eittsss, tenang, itu semua bukan berarti kalau kita nggak bisa naklukin deadline kok, karena sekarang aku akan berbagi tips supaya Querencians bisa ngebut ngerjain deadline dengan cara efektif dan kreatif.  Yup! Simak yuk tips ngebut ngerjain deadline berikut ini!



1)      Yakinkan diri sendiri bahwa kamu bisa menyelesaikan pekerjaan dalam sekali kerja

Ingat ya Querecians, lebih cepat menyelesaikan pekerjaan berarti lebih cepat pula kita menuju kebebasan, jadi kalau kamu bisa menyelesaikannya dalam sekali kerja kenapa harus ditunda-tunda? Selain itu, menunda pekerjaan dan melanjutkannya lain waktu bisa mendapatkan hasil yang berbeda lho. Kenapa? Karena, pada waktu yang berbeda, mood kita juga akan berbeda, belum tentu apa yang kita lakukan  selanjutnya akan lebih baik dari apa yang kita lakukan sebelumnya. Ingat pepatah yang mengatakan beraikit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian? Yup, di sini kita juga harus menanamkan pepatah itu ke dalam diri kita. Lebih baik cepat selesaikan deadlinemu meskipun banyak hiburan yang menggodamu. Nah, barulah setelah deadlinemu selesai kamu bebas deh mau ngapain aja dengan perasaan tenang dan tanpa beban mestinya.

2)      Jangan pikirkan berapa lama deadline itu akan menyita waktumu

Waktu adalah kuncinya Querencians, tapi jangan sampai kamu terus berpikir berapa lama waktu yang akan kamu habiskan untuk menyelesaikan deadline itu, yang ada kamu nanti akan fokus pada menghitung waktu saja. Menghitung waktu nggak akan membantu pekerjaan kita cepat selesai lho,  waktu justru akan terasa awet banget dan kita berasa stuck di tempat dan waktu yang sama dalam waktu yang lama. Jangan pikirkan berapa waktu yang akan kamu butuhkan dalam mengerjakannya, nikmati pekerjaanmu dan nikmati prosesnya, maka kamu tidak akan menyadari berapa lama waktu yang telah kamu habiskan, dan ketika kamu menyadarinya, taraaa, pekerjaan itu telah selesai. Hebat kan?!

3)      Mulailah mengerjakan deadline secepat mungkin setelah kamu menerima deadline itu

Jangan suka menunda pekerjaan dan menyia-nyiakan waktu Querencians, time is money. Mulailah mengerjakan setelah kamu menerima deadline itu. Selain bisa cepat selesai, langkah ini juga akan membantumu agar pekerjaanmu yang lain tidak akan terganggu. Mengerjakan deadline cepat-cepat setelah menerimanya juga akan membantumu agar tidak melupakan pekerjaan itu, nggak lucu kan kalau kamu menunda mengerjakannya dan justru asyik dengan kegiatan lain, sampai akhirnya kebablasan dan BOMMMM,  kamu kelupaan sama si deadline? Game over. Amit-amit ya Querencians :)

4)      Buatlah konsekuensi untuk diri sendiri apabila kamu gagal menyelesaikan deadline tepat waktu

Tanamkan pada pikiranmu bahwa kamu harus mendapat sebuah konsekuensi apabila kamu gagal menyelesaikan deadline tepat waktu. Membuat suatu konsekuensi untuk diri sendiri ini penting Querencians, karena hal ini akan membantu kita untuk menjauh dari yang namanya kemalasan. Jangan terlalu sering memanjakan dirimu sendiri Querencians, sekali-kali kita juga butuh menghukum diri kita sendiri apabila pekerjaan kita tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Nggak harus kejam kok, kita bukan pasukan tentara yang sedang menjalani pelatihan, konsekuensi itu bisa berupa hal-hal kecil yang akan mempengaruhi kinerjamu. Misalnya, nggak boleh jajan selama seminggu, nggak boleh nonton film dulu, nggak ada libur pas hari Minggu, nggak boleh ketemuan sama pacar selama seminggu (tapi yang ini jangan lupa minta pengertian pasangan dulu ya^^), yang jomblo  ingat-ingat aja kalau kamu sampai kayak gitu terus nggak bakal ada yang mendekatimu T.T. Konsekuensi-konsekuensi seperti itu secara otomatis akan menjadi motivasi kamu untuk ngebut ngerjain deadline lho Querencians, seru ya?!

5)      Buat Stickey Notes

Supaya tidak mudah lupa untuk mengerjakan deadline, tuliskan apa yang akan kamu lakukan tentang deadlinemu , misalnya pada jurnal harianmu, jurnal hapemu, stickey notes pada dekstop laptop atau komputer, atau bisa juga dengan menempel stickey notes pada tempat-tempat yang sering kamu perhatikan. Dijamin deh kamu nggak akan lupa, yang ada rasanya pengen ngegas terus untuk menyelesaikan deadline.



Nah, itu dia tips ngebut ngerjain deadline dengan efektif dan kreatif, semoga bermanfaat ya. Selamat mengerjakan deadline Qurencians! Selamat mengerjakan skripsi bagi yang udah semester tua :p Yup, tancap gas deh!